Rondi05’s Weblog

Find It, Read It, Love It !!!

Bagaimana Memberi Bobot dalam AHP


Jika kita berbicara tentang AHP, maka kita pasti berhadapan dengan masalah pembobotan. Pembobotan merupakan pemberian nilai terhadap kriteria-kriteria dari tujuan yang ingin kita capai. Pembobotan dilakukan dengan membandingkan dua kriteria dan diberi nilai nilai 1-9, dimana 1 menunjukkan tingkat kepentingan yang sama dan 9 menunjukkan tingkat kepentingan yang ekstrim. Perbandingan seperti ini disebut pairwise comparison. Kemudian dari semua perbandingan yang telah dilakukan diperoleh nilai untuk setiap alternatif yang ada.

Pada pembobotan inilah bisa terjadi ketidakkonsistensian yang telah dibahas pada tulisan sebelumnnya sehingga kita juga harus memperhitungkan nilai konsistensi dari perbandingan yang dilakukan. Sebagai contoh, jika seseorang lebih menyukai apel dibandingkan pisang dan lebih menyukai pisang daripada jeruk. Maka secara logika harusnya orang tersebut lebih suka apel daripada jeruk. Perhitungan-perhitungan ini menggunakan prinsip-prinsip dalam aljabar linea, khususnya mengenai matriks.

April 3, 2008 - Posted by | Decision Support System

2 Komentar »

  1. ketidakkonsistensian opo toh ini?

    Komentar oleh laksyandi | April 5, 2008 | Balas

  2. dan gimana untuk memberi nilai pada tiap bobot..???
    mohon petunjuk neh….

    Komentar oleh tata | Agustus 20, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: