Rondi05’s Weblog

Find It, Read It, Love It !!!

Hidup Adalah Perjuangan


Kupu-Kupu

Seorang anak sedang bermain dan menemukan kepompong kupu-kupu disebuah dahan ang rendah. Diambilnya kepompong tersebut dan tampak ada lubang kecil disana. Dia tertegun mengamati lubang kecil itu karena terlihat ada seekor kupu-kupu yang sedang berjuang untuk keluar membebaskan diri mealui lubang tersebut. Lalu, tampak kupu-kupu itu berhenti mencoba, dia kelihatan sudah berusaha semampunya dan tampaknya sia-sia untuk keluar melalui lubang kecil diujung kepompongnya.

Melihat fenomena itu si anak menjadi iba dan mengambil keputusan untuk membantu si kupu-kupu untuk keluar dari kepompongnya. Diapun mengambil gunting, lalu mulai membuka badan kepompong dengan guntingnya agar sang kupu-kupu bisa keluar dan terbang dengan leluasa. Begitu kepompong terbuka, kupu-kupu pun keluar dengan mudahnya. Akan tetapi, ia masih memiliki tubuh gembung dan kecil, sayap-sayapnya tampak masih berkerut. Anak itupun mulai mengamatinya lagi dengan seksama sambil berharap agar sayap kupu-kupu tersebut berkembang sehingga bisa membawa kupu-kupu tersebut terbang. Harapan tinggal harapan, apa yang ditunggu-tunggu si anak tidak kunjung tiba. Kupu-kupu tersebut terpakasa menghabiskan sisa hidupnya dengan merangkak disekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap yang masih berkerut serta tidak terbentang dengan sempurna. Kupu-kupu tersebut, akhirnya tidak pernah mampu terbang.

Si anak yang mengeluarkan kupu-kupu tersebut rupanya tidak mengerti bahwa kupu-kupu itu perlu berjuang dengan daya usahanya sendiri untuk membebaskan diri dari kepompongnya. Lubang kecil yang perlu dilewatinya tersebut akan memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu masuk ke dalam sayp-sayapnya sehingga dia akan siap terbang dan memperoleh kebebasan.

Layaknya seekor kupu-kupu, hidup manusia pun tidak hanya sekedar tumbuh mengikuti siklus kehidupan yang sudah ada, namun harus berani mengambil titik balik untuk berubah ke arah yang lebih baik lagi. “Meta” dan “Morphe”, demikian asala kata Metamorfosis yang diambil dari bahasa Yunani untuk perubahan yang terjadi pada seekor kupu-kupu. Artinya, berubah ke bentuk yang lebih baik.

Perubahan pertama yang memungkinkan kita untuk terbang tinggi adalah perubahan paradigma (perubahan cara berpikir) dan cara pandang. Bagaimana cara kita memandang kehidupan ini, bagaimana cara kita memandang setiap permasalahan yang dihadapi, akan sangat menentukan bagaimana kita melalui hari-hari kita selanjutnya. Jika selalu memandang negatif dan terus mengeluh tentu akan membuat sikap mental kita menjadi lebih buruk. Sebaliknya, jika disikapi dengan optimis dan penuh harapan, maka proses pembelajran akan berlangsung dengan baik. Perubahan pikiran ini selanjutnya akan diikuti dengan perubahan perasaan yang selanjutnya membuahkan perubahan tingkah laku.

Maret 21, 2008 - Posted by | 1/2 Isi 1/2 Kosong

1 Komentar »

  1. rondiiii…
    cieee…artikelnya bagus banget…
    bikin lagi yah, nyang banyak!
    eh,eh, kasi comment k gw juga yee ^^,

    Komentar oleh mayaarlini | Maret 24, 2008 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: